PROMO WISATA
Kami Menyediakan Paket Wisata Murah Jumat Sabtu Minggu Ke Pulau Bali Hanya 2,5jt
WISATA RELIGI
Wisata Religi Kami Terbukti Palin Baik Dikelasnya
ANTAR JEMPUT BANDARA
Kami menyediakan fasilitas Antar Jemput Bandara, Gratis Bagi Customer Yang Membeli Tiket 3 Orang Keatas
081254528484
081254528484
advenme

Nurwahid Tour & Travel

Berwisata Menengok Keindahan Danau Seran Banjarbaru

Minggu, Agustus 7th 2016.

Danau-seran-banjarbaru (1) Danau-seran-banjarbaru (4) ser

seran

Meski terbentuk dari sisa-sisa lubang eksplorasi yang terbengkalai, susah menolak pesona Danau Seran di Banjarbaru. Kini, danau yang sempat tak dilirik ini mulai jadi tempat favorit di Banjarbaru.

 

Meski disebut sebagai lokasi bekas tambang PT Galuh Cempaka. Ternyata, jejak-jejak pertambangan sudah tak nampak. Hanya terlihat genangan air yang jernih, dengan dikelilingi pepohonan hijau dan rindang.
Wajar saja dalam waktu singkat, Danau Seran langsung menjadi destinasi wisata baru. Para wisatawan Banjarbaru dan luar daerah mendatangi tempat yang sebenarnya adalah bekas galian tambang intan.
Pengunjung sendiri biasanya datang di sore hari, ketika matahari mulai tenggelam. Dengan sinar yang memerah, hingga membuat lukisan alam yang begitu indah. “Sunset pantai pun kalah indah kalau dibandingkan dengan sunset Danau Seran,” kata Syaiful, salah satu pengunjung.
Ia mengaku datang bersama delapan orang temannya hanya sekadar ingin mandi sembari menikmati keindahan Danau Seran. “Dalam seminggu kami pasti ada datang ke sini daripada mandi di kolam renang bayar. Mending di sini gratis,” candanya, disambut tawa para temannya.

Selain Syaiful dan kedelapan temannya, di danau tersebut juga ada puluhan pengunjung lainnya. Kebanyakan dari mereka lebih memilih berenang, ketimbang hanya duduk-duduk menikmati keindahan.
Sementara itu, Adi, salah satu wisatawan lainnya. Mengaku takjub dengan keindahan Danau Seran, karena memiliki keindahan yang alami meskipun notabene bekas lubang galian tambang. “Pepohonan hijau yang tumbuh di sekeliling danau, membuat danau ini seperti alami,” ujarnya.
Ia yakin, para wisatawan yang tidak tahu asal-usul danau tersebut tidak akan menyangka bahwa danau merupakan bekas tambang yang tidak direklamasi. “Apalagi sore, mantap pemandangannya,” katanya, yang juga mengaku mengetahui keindahan Danau Seran dari Media Sosial.
Semakin banyaknya pengunjung ternyata menjadi berkah tersendiri, bagi para pedagang. Salah satunya adalah Suwito, pedagang pentol keliling ini mengaku omzetnya naik signifikan sejak berjualan di area Danau Seran. “Lumayan mas, sebelumnya berjualan di Kolam Renang Banjarbaru gak laku. Setelah pindah kesini pendapatan saya bertambah, sehari bisa dapat Rp300 ribu,” katanya.
Ia menuturkan, mulai berjualan di danau sejak bulan November 2015. Di mana ketika itu awal mula danau mulai ramai dikunjungi wisatawan. “Danau mulai banyak pengunjung, pasca kebakaran lahan pada bulan November lalu,” ujarnya.
Terbakarnya lahan di sekeliling danau, membuat akses jalan ke danau mudah dijangkau. Selain itu, keindahan danau juga dapat terlihat dengan jelas, tanpa tertutupi semak belukar yang sudah habis terbakar. “Saya biasanya mulai berjualan pukul 14.00 Wita, karena pengunjungnya mulai datang di sore hari,” tambah warga Komplek Wengga ini
Ia mengharapkan, ada instansi terkait yang dapat mengelola danau tersebut agar para pengunjung tidak cepat bosan. Karena saat ini fasilitas danau hanya dikelola seadanya oleh warga sekitar. “Hanya ada satu perahu kayu dan lanting, semua serba seadanya,” pungkasnya. (ris/by/ran)

Berita: Radar

Foto: Google